Halaman

Minggu, 23 Februari 2014

but, isn't easy to move on:')


lukisan baruku

tak terasa lukisan terindahku sudah beranjak usia dengan seiring usiaku yang semakin dewasa..
walau begitu lukisan itu tetap menjadi nomer satu di berbagai lukisan lukisan ku yang lainnya
suatu ketika ku memuali kembali, ku memulai lukiskan cerita baruku di sebuah
lembaran putih yang masih kosong
tanpa gores, tanpa warna, dan tanpa debu sekalipun
lembaran itu masih putih, bersih, dan cantik dipandang
hingga serasa ku terbawa dengan suasana ketenangan pada lembar putih itu
tetapi tak lama kemudian lembaran itu tidak lagi hanya diriku yang melukiskan, melainkan orang lain yang ikut serta melukis pada lembaran putihku itu..
suasananya pun sama, bahkan hingga ku terhanyut dalam goresan indah pada lukisan baruku ini...
seiringnya dengan waktu, lukisan itu tiba tiba memudar dengan
segerombolan angin yang jahat merusakan lukisan terbaruku..
dan pada saat itulah suasananya tak lagi sama, lukisan yang mulanya cantik, tertata, kini menyerupai abstrak.. tak ada keindahan tak ada ketenangan dan tak ada kebahagiaan.. polos dan monoton
dan ku mulai merasa rindu dengan lukisan baruku itu....


setidaknya ku pernah mersakan jatuh
kemudian dibangkitkan dengan sebuah kalimat 
yang bermakna 'nyaman'
terimakasih:')