Halaman

Kamis, 19 Desember 2013

Satu Tahun. Tanpamu

BY: Dwitasari


Aku terbangun seperti biasa. Menatap handphone beberapa lama lalu melirik diam-diam ke arah jam. Menatap langit-langit kamar yang sama. Letak lemari, meja belajar, dan rak buku juga masih sama. Tak ada yang berbeda di sini. Aku masih bernapas, jantungku masih berdetak, dan denyut nadiku masih bekerja dengan normal. Memang, semua terlihat mengalir dan bergerak seperti biasa, tapi apakah yang terlihat oleh mata benar-benar sama dengan yang dirasakan oleh hati?

Mataku berkunang-kunang, pagi tadi memang sangat dingin. Aku menarik selimut dan membiarkan wajahku tenggelam di sana. Dan, tetap saja tak kutemukan kehangatan, tetap mengigil— aku sendirian. Dengan kenangan yang masih menempel dalam sudut-sudut luas otak, seakan membekukan kinerja hati. Aku berharap semua hanya mimpi, dan ada seseorang yang secara sukarela membangunkanku atau menampar wajahku dengan sangat keras. Sungguh, aku ingin tersadar dari bayang-bayang yang terlalu sering kukejar. Sekali lagi, aku masih sendiri, bermain dengan masa lalu yang sebenarnya tak pernah ingin kuingat lagi.

Sudah tanggal 1. Seberapa pentingkah tanggal satu? Ya... memang tidak penting bagi siapapun yang tak mengalami hal spesial di tanggal satu. Kita masuk ke bulan September. Bulan yang baru. Harapan baru. Mimpi yang baru. Cita-cita baru. Juga kadang, tak ada yang baru. Aku hanya ingin kautahu, tak semua yang baru menjamin kebahagiaan. Dan, tak semua yang disebut masa lalu akan menghasilkan air mata. Aku begitu yakin pada hal itu, sampai pada akhirnya aku tahu rasanya perpisahan. Aku tahu rasanya melepaskan diri dari segala hal yang sebenarnya tak pernah ingin kutinggalkan. Aku semakin tahu, masa lalu setidaknya selalu jadi sebab. Kamu, yang dulu kumiliki tak lagi bisa kugenggam dengan jemari.

Kita berpisah, tanpa alasan yang jelas, tanpa diskusi dan interupsi. Iya, berpisah, begitu saja. Seakan-akan semua hanyalah masalah sepele, bisa begitu mudah disentil oleh satu hentakkan kecil. Sangat mudah, sampai aku tak benar-benar mengerti, apakah kita memang telah benar-benar berpisah? Atau dulu, sebenarnya kita tak punya keterikatan apa-apa. Hanya saja aku dan kamu senang mendengungkan rasa yang sama, cinta yang dulu kita bela begitu manis berbisik. Lirih... dingin... memesona... Segala yang semu menggoda aku dan kamu, kemudian menyatulah kita, dalam rasa (yang katanya) cinta.

Aku mulai berani melewati banyak hal bersamamu. Kita habiskan waktu, dengan langkah yang sama, dengan denyut yang tak berbeda, begitu seirama... tanpa cela, tanpa cacat. Sempurna. Dan, aku bahagia. Bahagia? Benarkah aku dan kamu pernah merasa bahagia? Jika iya, mengapa kita memilih perpisahan sebagai jalan? Jika bahagia adalah jawaban, mengapa aku dan kamu masih sering bertanya-tanya? Pada Tuhan, pada manusia lainnya, dan pada hati kita sendiri. Kenapa harus kau ubah mimpi menjadi api? Mengapa kau ubah pelangi menjadi bui? Mengapa harus kauciptakkan luka, jika selama ini kaumerasa kita telah sampai di puncak bahagia?

Kegelisahanku meningkat, ketika aku memikirkanmu, ketika aku memikirkan pola makanmu, juga kesehatanmu. Aku bahkan masih mengkhawatirkanmu, masih diam-diam mencari tahu kabarmu, dan aku masih merasa sakit jika tahu sudah ada yang lain, yang mengisi kekosongan hatimu. Seharusnya, aku tak perlu merasa seperti itu, karena kau masa lalu, karena kita tak terikat apa-apa lagi. Benar, akulah yang bodoh, yang tak memutuskan diri untuk segera berhenti. Aku masih berjalan, terus berjalan, dengan penutup mata yang tak ingin kubuka. Semuanya gelap, tanpamu... kosong.

Ternyata, hari berlalu dengan sangat cepat. Sudah setahun, dan sudah tak terhitung lagi berapa frasa kata yang terucap untukmu di dalam doa. Salahku, yang terlalu perasa. Salahku, yang mengartikan segalanya dengan sangat berani. Kupikir, dengan ikuti aturanku, semua akan semakin sempurna. Lagi dan lagi, aku salah, dan kamu memilih untuk pergi. Ini juga salahku, karena tak mengunci langkahmu ketika ingin menjauh.

Setelah perpisahan itu, hari-hari yang kulalui masih sama. Aku masih mengerjakan rutinitasku. Dan, aku mulai berusaha mencari penggantimu. Mereka berlalu-lalang, datang dan pergi, ada yang diam berlama-lama, ada yang hanya ingin singgah. Semua berotasi, berputar, dan berganti. Namun, tak ada lagi yang sama, kali ini semua berbeda. Tak ada kamu yang dulu, tak ada kita yang dulu. Ya, kenangan berasal dari masa lalu tapi tetap punya tempat tersendiri di hati yang sedang bergerak ke masa depan.

Hidupku tak lagi sama, dan aku masih berjuang untuk melupakan sosokmu yang tak lagi terengkuh oleh pelukkan. Padahal, aku masih jalani hari yang sama, aku masih menjadi diriku, dan jiwaku masih lekat dengan tubuhku. Tapi, masih ada yang kurang dan berbeda. Kesunyian ini bernama... tanpamu.

Jika jemari ditakdirkan untuk menghapus air mata, mengapa kali ini aku menghapus air mataku sendiri? Di manakah jemarimu saat tak bisa kauhapuskan air mataku?


1 September 2011-1September 2012

Selamat (gagal) satu tahun.

Jika kau rindukan kita yang dulu, aku pun juga begitu


Selasa, 17 Desember 2013

Dulu

Disini ku hanya bisa menunggu hari yang terlewatkan oleh waktu
Dengan perasaan yang tak lagi seperti dulu, yang tak bisa lagi merasakan indahnya berada dekapanmu
Teringat bayanganmu yang tersenyum manis dengan kedua bola matamu, aku merasa kamu masih disini, dihati ini, seakan akan bayanganmu hadir tuk temani diriku

Tapi semua itu tak akan lagi sama dengan sekarang, berbeda dengan dulu. Kini ku hanya menunggu kiriman surat merpati darimu yang tak kunjung datang. menunggu bintang yang akan jatuh dan mendekapku dengan hangat.
Kamu tak merasakan apa yang kurasakan. Kamu juga tak memiliki rindu ku simpan selama ini. Aku sengaja menyembunyikan persaan itu agar aku tak lagi mengganggumu. Kali ini aku tak akan menjelaskan tentang kesepian atau bercerita tentang banyak hal yang membuatmu terganggu akan semua ini. Karena aku sudah tau, kamu sangat sulit diajak basi-basi dengan sifat cuekmu yang masih menempel di ragamu, apalagi jika berbicara soal hubungan kita yang dulu yang masih bisa kusebut dengan cinta, aku yakin kamu akan menutup telinga dan membesarkan volume lagu lagu yang bernyanyi tanpa lirik yang tak bisa kau terjemahkan sendiri dan mengacuhkan setiap perkataan yang ku lontarkan kepadamu. terlebih lagi kau hanya mendengarkan satu telinga.

Kadang jarak tak menjadi alasan untuk kita saling berbagi. dalam serba ketidakjelasan, aku dan kamu masih saja menjalani sesuatu yang tak tau harus disebut apa. tapi katamu masih ada rasa nyaman ketika kita kembali berdekatan. terlalu bodohkan jika kusebut malaikat hatiku? keterikatan aku dan kamu tak ada dalam status, tapi jiwa kita nafas kita kerindukan kita miliki denyut dan detak yang sama.
Kini aku sering main dengan sepi, sulit untuk dipungkuri bahwa ku merindukanmu

Berbagai juntaian juntain kata yang kau berikan kepadaku, semua itu membuatku sulit untuk melupakanmu dari ingatan ini. Tatapanmu yang terlihat semakin serius semakin dalam dan kamu berucap pelan pelan bahwa hanya aku lah bintang terindahmu dan kau akan menjagaku hingga waktu memisahkan kita. Iya saat itu aku dan kamu masih menjadi kita. Indah, tapi itu masa lalu, dulu. "dulu" itu memang menyenangkan.

Kamu yang masih aku simpan dihati ini dan kamulah yang masih aku perjuangkan untuk kesetian dengan mimpi mimpiku dan dengan cintaku yang masih buatmu

Senin, 18 November 2013

hanya aku dan kenangan

Saat matahari berlalu dan bulan menggantinya
Akupun berlalu di sudut kota dan diantara gedung2 tua
Bagaikan angin, aku semakin jauh melangkah
Hampa dan dingin kurasa tapi aku terus berjalan
Dan inilah jalan kenangan kita, kenangan antara kamu dan aku
Sering teringat hembusan angin malam yang pernah kita nikmati bersama
Para gedung tua dan lampu jalan sebagai saksi kenangan kita
Mungkin mereka juga menangis saat melihat aku tanpamu
Kini kenangan hanya tinggal kenangan, cerita tinggalah cerita
kenangan indah yang tlah kita lalui
Berputar tuk berjalan melalui hari demi hari yang kan kita lalui
waktu dimana kita tak bersama-sama lagi
KIni ku hanya menatap langit malam bersama angin malam.
hanya rintik hujan temani diamku, tiada lagi hangatmu temani dinginku
ku merangkul sendu dalamnya hati inginkan engkau hadir kembali
malam ketika sepi bercampur resah bintang terhadap bulan
aku berteriak memanggil mu di kejauhan langit, menatap kosong penuh pilu
menggigil dalam rintik2 hujan
rasanya baru saja kemarin ku dekap terasa hangat menyentuh pucuk2 kerinduan dan asmara tersenyum bahagia dalam genggaman cintamu
aku lelah menatapi kerinduan ini, ingin rasanya menutup semua pilu
ingin rasanya melewatkan, lelap menanti dalam rajutan harap
namun semuanya hanya mimpi yang ku simpan dalam penantian ku
betapa tak mampu ku ucap rindu ini, tak dapat dilukiskan oleh kata2
tak dapat diukir dalam seribu pahatan sekalipun, tak dapat dilantunkan oleh alunan musik indah sekalipun
masih ku menantimu di sudut hatiku di tepian waktu di batas rinduku


Minggu, 13 Oktober 2013

kamu yang masih aku perjuangkan

didalam hati ini masih tersirat namamu, walau ku tau didalam hatimu bukan lagi tentang namaku
salahkah aku bila masih menyayangi dan mengagumimu walau kau bukan sebagai kekasihku lagi...
entah mengapa aku masih tetap berjuang dengan cinta ini 
padahal cinta yang aku perjuangkan ini tidak ada hasil sama sekali sampe sejauh ini
sudah jelas pula aku telah diabaikan ,tak diingat lagi, bahkan sms dariku pun tak ada balasan sama sekali
tapi hati ini masih ingin memperjuangkan cintamu
lelah ketika beberapa bulan ini kamu acuhkan aku bila bertemu denganku
untuk ajak ngobrol denganmu pun udah sulit aku dapatkan. tersirat dalam benakku kalau aku ini seperti hina dimatamu, yang seakan akan kamu malu atau jijik bila aku akrab dengamu lagi. 
disaat aku mulai mencoba dan berusaha lagi untuk menaklukan hatimu alhasil sia sia, tak ada respon baik
harus dengan cara apalagi agar aku bisa berhubungan baik denganmu walau hanya sebagai mantan.
filosofi berkata terkadang sahabat bisa menjadi pacar, tapi setelah putus dan menjadi mantan kemudian menjadi sahabat itu hal yang masih mustahil ,mungkin hanya sekitar 30% hal itu bisa terjadi.

kata maaf yang selalu ku lontarkan tiap harinya untukmu itupun tak ada hasil sama sekali. perhatian yang aku berikan untukmu malah menganggapku cerewet. sepertinya apa yang aku lakuin buatmu itu salah, gaada hasil gaada respon ,bahkan harapan yang aku duga akan terjadi malah tidak terjadi. 
segala cara jitu ,rumus rumus apapun yang aku coba untuk taklukan hatimu lagi hasilnya 0 dan itu ga ada pengaruh naiknya presentase sama sekali, 1%pun tak dapat aku raih.
apakah aku benar benar tak bisa lagi berhubungan baik denganmu? sebesar apakah salahku ini kepadamu sampai sampai 4bulan ini kamu masih menganggapku tak ada dan ga pernah sedikitnya melihat pengorbananku selama ini...
segala usahaku untuk mencoba melupakanmu pun juga sulit untuk ku lakukan. dari mencoba move on, mencoba melupakanmu, mencoba tak memikirkan sedikit pun tentang mu ,mengalihkan duniamu dengan teman temanku itupun ga mempan.aku masih aja dihantui dengan namamu dan kenangan kenangan yang terlalu indah untuk ku lupakan. 
apakah sesakit ini mencintaimu, sesakit inikah orang orang yang masih berusaha memperjuangkan cintanya untuk orang orang yang disayanginya? yang padahal jelas jelas perjuangan tersebut gaada hasil baik malah perlahan lahan menyiksa batin dan pikiran. membuat penyakit sakit hati seakan akan seperti kanker yang menggerogoti seluruh organ organku..

sampai kapankah kamu menganggapku tak ada, sampai kapankah kamu acuhkan aku seperti ini. halllo habis ini kita juga ga akan bersama lagi, maksudnya ga bertemu lagi, kita nanti akan berbeda sekolah, pasti kita akan jauh dan lebih sulit untuk bertemu, apakah kamu gamau berbaikan denganku, menghabiskan beberapa bulan yang akan habis setelah ujian nasional. buat apa kamu memendam benci denganku sampe selama ini? aku juga manusia yang masih punya perasaan. tujuh belas bulan dan sekitar lima bulan kita sudah lama berkenal baik, tengkar adu cekcok sudah pernah kita jalani bersama dan kita lewati itu, dulu kia bisa mempertahankan disetiap permasalahn kita, apakah sekarang ini kamu benar benar telah membenciku? apakah tak ada luang hatimu untuk terimaku lagi?
harus bagaimana kah aku ini untuk bisa berhubungan baik lagi denganmu, dengan cara bagaiamana lagi kalau aku ini benar benar sangat sayang dan peduli denganmu? apa kamu uda ga punya perasaan lagi dengan orang yang dulu pernah kamu perjuangin dengan setangkai kamboja berwarna merah muda? lihat aku disini, kau lukai hati dan perasaan ini tapi entah mengapa aku bisa memberikan maaf padamu.. apakah kamu sudah punya pengganti ku, orang baru yang sudah membuatmu menjadi nyaman dan bisa melupakanku? tapi apa kamu se tega itu 'mungkin' ,lantas bagaimana dengan janji janji yang pernah kamu berikan kepadaku? apakah itu hanya kalimat kosong yang tak berarti apa apa, atau hanya kiasan semata yang tidak akan pernah terjadi. memutuskan tali silahturahmi lebih dari tiga hari sudah dosa, bagaimana empat bulan ini..
keluarga kita juga sudah saling kenal dengan satu sama lain. itu semakin sulit untuk bisa aku melupakanmu. goresan ini masih sangat membekas bila diingat. 

aku tak tahu harus menggunakan senjata apa agar kamu bisa berbaik hati lagi denganku. tapi asal kamu tau sampai saat ini aku masih perjuangin cinta ini untukmu tulus ,aku ga pandang dirimu dari sudut harta ataupun fisikmu, melainkan hati dan kuatnya agamamu tentang dunia akhirat. sekali lagi aku sangat rindu denganmu. tapi semua itu tak ada efek apapun, toh mungkin kamu masih mengabaikan dan tidak merespon apapun untukku yang bisa membuatku bahagia (lagi).

"putus cinta itu ga sakit, yang sakit itu uda putus tapi masih cinta"
sekian (:

bernafas tanpamu (:

Mungkin kau bertanya-tanya arti perhatianku terhadapmu
Pasti kau menerka-nerka apa yang tersirat dalam gerakku
Akulah serpihan kisah masa lalumu yang sekedar ingin tahu keadaanmu
Tak pernah aku bermaksud mengusikmu mengganggu setiap ketentraman hidupmu
Hanya tak mudah bagiku lupakanmu dan pergi menjauh
Beri sedikit waktu agar ku terbiasa bernafas tanpamu
(Teruntuk dirimu dengarkanlah)
song by lyla

Sabtu, 05 Oktober 2013

Rintihan angin

kadang aku merasa dunia ini serasa gak adil untukku. haruskah aku iri dengan kehidupan orang lain?
seharusnya tidak. tapi gimana dengan perasaan gundah ini melihat kehidupanku yang ga seindah oranglain
kadang orang lain dekat denganku hanya sesaat, dimanfaatkan, dan ga selamanya selalu dekat denganku
kenapa dunia ini gak melihatku? 
aku pengen seperti orang lain, punya sahabat sejati, ada yang menyayangi tulus bukan hanya sekedar ada maunya aja, dan banyak lagi.
memang ga sepantasnya aku harus berfikiran seperti ini,
kesendirianku yang bikin teringat akan masalah ini
aku ingin keadilan diduniaku
kadang apa yang aku lakuin ke orang lain ga sebanding, bukan meminta imbalan ,tapi mengapa rata-rata hanya sekedar memihak? memihak ga berarti selamanya. 
berbagai cara aku lakuin agar dunia nyaman bersamaku.
membuat orang tersenyum dengan kelakuan atau perkataan kita itu sulit. hanya sekedar membuat akrab pikir pikir bagaimana caranya. aku ramai salah, kalau aku diam dunia pun diam denganku dan tidak mengajakku bercanda ria.

melakukan hal baik ke orang lain tapi mengapa orang lain malah sebaliknya dengan apa yang aku lakuin kemereka?
adilkah ini untukku? sedikit demi sedikit orang yang aku sayangi diambil orang baru, mereka tinggalkan aku dengan sejuta kegundahanku. rasa ingin marah ,ingin caci hidupku, ingin iri dengan semua masalahku tapi aku sadar hal itu tidak akan membantuku justru membuatku seperti setan yang dibenci oleh Allah
ingin nangis, tapi buat apa juga aku menangis kalau semua itu ga akan merubah semuanya..
hanya mensuport diri sendiri tanpa ada orang yang bener bener tulus dengan aku, tulus sebagai teman, sahabat, ataupun lebih... hanya khayalan saja yang ga bisa aku impikan...

seseorang yang bener bener berarti buatku sekarang hanyalah kenangan. bahkan ia menganggapku seperti debu. apakah orang orang yang kenal denganku juga anggap aku hanyalah debu? dimana sesaat datang dan tiba tiiba pergi seiring dengan hembusan angin.

Tuhan, bantu aku, beri aku jiwa yang kuat dalam menghadapi cobaanMu.
andai memang ditakdirkan aku tidak punya teman, tak punya orang yang bisa berarti buat hdiupku atauapun selamanya dunia ini ga adil untukku, tolong berikanlah aku jiwa yang tegar, gantikanlah tiap tetesan air mataku ini sebuah mutiara yang indah dan nantinya akan diberikan untukku kelak. 
Tuhaan aku bahagian denganMu, ingin bahagia seperti mereka :( beri hamba satu orang aja yang bisa membuat hamba tersenyum kembali. hanya satu bila engkau tidak menghendaki hamba lebih dari satu
tangisan doa ini selalu kutitipkan padaMu yaAllah.
aku ingin orang yang dekat denganku ga memandang sebelah mata dariku, yang tulus menyangiku bukan hanya sebagai manfaat atau hanya bahan pendengar saja. 

sakit hati teringat orang lain berjanji membantuku ataupun menemaniku disaat sedih tapi pada akhirnya tidak, yang ada cuma mendengar tanpa memberikan bantuan untukku atau malah tidak empati denganku
dari kecil hingga sekarang ini terasa sendiri untuk menjalani hidup yang sesulit ini
Tuhan aku benci dengan kemunafikan ini, aku benci dengan orang orang yang berpura pura empati denganku, aku benci dengan orang orang yang ga adil denganku, aku benci dengan orang orang yang hanya senang bersamaku tapi disaat aku sedih tak ada seorang pun yang mau menemaniku, aku benci dalam artian lelah yaAllaah....

kembalikan orang yang dulu sayang denganku, aku ingin cerita padanya, ingin menaruh kepala ini ke pundaknya, hanya dia yg bisa menjadi perngaruh besar untukku.
Tuhan, kasih aku kesempatan untuk bahagia sebelum aku tinggalkan dunia ini, semua kuserahkan padamu yaAllah, sadarkanlah mereka, kutitipak keluhku selalu ke padaMu, 
Bismillah Allah akan memblas perbuatanmu :"


Sabtu, 21 September 2013

Kemaren malam

Haaii guys..
Kemaren malam aku seneeeenngg banget. tau kenapa? kemaren malem aku sama temen-temen kapas lagi hangout tuh di kaniva. Nah, temenku ngajak si "dia" ikutan tapi sebelumnya waktu temenku ngajaik dia, dia gatau kalau ada aku juga di kaniva. Dan pada akhirnya dia dateng, jantung ini berdebaar sangat keraaas, badan dingin, pikiran ga karuan semua itu karna aku double triple senengnya ketemu dia. Jadi bisa disimpulin kalo kemaren malem itu "Malming Dadakan Dengannys". Seneng sih, cuma tetep aja aku masih lihat wajah yang aku lihat tiap harinya disekolah. Pengen ngajak ngobrol dia, takut. Mau sekedar akrab doang, masih takut juga. Takut kalau ntar sikap atau tutur ku jadinya salah kedia. Yaa pada akhirnya sekitar kurang lebih 1jam an sama dia suasana nya diem-dieman aja antara aku sama dia walau temen-temen lainnya uda pada ngeberusaha untuk damaian kita berdua. Alhasil nihil, ga ada respon yang begimana gitu sama dia. 
Kangen dimana aku dibonceng terus sama dia kemanapun itu. Sadar sih aku sekarang bukan siapa-siapanya lagi, tapi ga salah kan kalau aku masih tetep mempertahanin rasa ini buat kamu? Sakit nungguin yang ga pasti, tapi namanya cinta serasa apapun itu, mau sesakit yang ky' gimanapun itu kalo uda sayang yaa diperjuangin abis-abisan. Lebay? Alay? Ga masalah, inilah aku. aku yang ga mau pake make up apapun dalam hidupku. biar orang kenal aku apa adanya, yang bener-bener inilah aku, ini aku yang sesungguhnya, gaada kemunafikan dan lain sebagainya.

kembali ke ceritaku sama dia kemaren malem,
setelah pulang ,sempet sih cengeng soalnya gregetan liat dia yang ga mandang aku dari sisi utuhku. 
ingin rasanya sms dia untuk kembali akrab lagi. hal ini disaranin sama temen deketnya dia. ya seperti didukung. jadi pada akhirnya kemaren malam setelah pulang itu aku smsan sma dia yang intinya aku minta maaf sama dia dan aku pengen akrab lagi. Direspon sih, tapi yaaa sama seperti biasa singkat padat dan jelas tanpa kasih aku embel-embel apapun itu ke aku. Oke ga masalah, yang penting dan setidaknya aku seneng bisa ketemu dia dan sms dia lagi selama beberapa bulan ini kita berdua ga komunikasian lagi.
Miss you, aku pengen kita yang ky' dulu. Lafyu more

berhubung semalam gaada fotonya yang blakblakan sama dia jadi pake gambar jalan sepi aja seperti sesepi hatiku kemaren malam :'D

Kamis, 12 September 2013

Ulangtaunnya

ini dulu, 8 Februaru 2012. Happy Sweet16th nya. Pertama kalinya aku kado kamu dengan kue coklat yang ga sengaja uda dihias sama mbak-mbak berbentuk love dan tulisan "happy milad (........)" wish you all the best. malamnya aku beli sama kiki dan paginya aku berangkat bareng sama kiki buat bawain kue ini biar ga rusak. waktu itu aku hampir kecewa soalnya kamu ga dateng dateng sampe jam pertma sekolah dimulai, tapi pada akhirnya kamu datang telat gara gara kecelakaan kecil.

Yang 8 Februri 2013, Happy sweet17th nya aku ngado jam tangan couple, aku masih ingat dia seneng banget ekspresinya dan agak jengkel karna banyak balutan bungkusan koran tapi akhirnya dia suka :D tapi sekarang setelah uda ga sama-sama lagi aku jarang ngeliat dia pakai jam tangan itu, hampir tak telihat dimataku jam tangan itu melingkar ditanggan kirinya lagi :(

ada videonya pas momen ini, video itu mengenang banget. kalo diliat bikin nangis ,pingin balik ke masa seperti ini :( miss you so much mafnr (ʃ_⌣̀ )/||

Menanti sebuah jawaban

aku tak bisa luluhkan hatimu dan aku tak bisa menyentuh cintamu
seiring jejak kakiku bergetar aku tlah terpaut oleh cintamu
menelusup hariku dengan harapan namun kau masih terdiam membisu

sepenuhnya aku ingin memelukmu mendekap penuh harapan tuk mencintaimu
setulusnya aku akan terus menunggu menanti sebuah jawaban tuk memilikimu
betapa pilunya rindu menusuk jiwaku semoga kau tahu isi hatiku
dan seiring waktu yang terus berputar aku masih terhanyut dalam mimpiku

Song by Padi

Lagi

Tak terlintas dipikiranku kalau ternyata dirimu seperti itu. sakit hati, sedih, kecewa, tapi hati ini masih bertahan untuk tetap mencintai dan menyayangimu. mungkin aku seperti penikmat php dan penikmat menahan sesuatu (mbatin). kemaren aku uda mencoba memulai menyapamu, tadi pun aku memberikan senyuman ini kepadamu. walau terlihat kamu cuek ke aku, aku yakin kamu sebetulnya ingin senyum kepadaku, karna semua itu sudah kebiasaan kita dulu, dimana kita bertemu kalau ga menyapa ya saling berbalas senyuman ,senyuman yang mengandung makna bagiku :") bagiku melihat tatapan dan sedikit senyumanya sudah membuatku merasa damaaaai dan bisa menikmati hari-hariku, tapi aku ingin menatap itu tiap hari dan tiap waktu bukan hanya papasan saja :( aku ingin seperti yang dulu yang gampangnya bisa melihat senyuman itu. semakin kesini aku mulai takut dan minder. jujur aku masih kangen banget sama kamu. YaAllah harus berapa lama lagi aku merasakan perasaan ini terus menerus, aku ga betah, aku pengen seperti
dulu, yang hubungan kami baik, ga seperti sekarang, yang dia belum bisa menganggapku teman dan masih menganggapku seperti musuh :"(

Scissors♥

Nah sekarang keluargaku nambah lagi, 2 taun kami bersama mulai kelas XI hingga kelas XII ini. Ya Scissors= Science Seven Organitation. Tetap aku dikenal paling cerewet abis dikelas ini dan cewek yg paling galau gara2 ... ya begitulah :D Jujur awal adaptasi ini agak susah karna mungkin kami berbeda2 kondisi kelas sebelumnya ya dikelas X.

Saat itu wajar lah kalo masih kaku semua buat akrab. Tapi lambat laun akhirnya kami akrab. Kami kompak kalo lagi ngerjain guru :D tapi kita juga sersan kalau sudah bener2 pelajaran. Kelas ini ga terlalu maniak dengan olahrga beda dengan keluargaku ke X dulu yg dominan olahrga, kalo keluarga ku yg ini dominan dengan musik. main&utek laptop pasti, mungkin setelah kalian masuk kekelas kami penuh dengan kabel-kabel disetiap sudutnya, tak heran kalau temen-temenku ini banyak yg bawa laptop, yaa kelas ini seperti kw nya warnet :D Tapi kelas kami paliiinggg bersih dari kelas XI, karna kami membiasakan utk melepas alas kaki saat masuk kedalam kelas ini. Jadi kami nyaman dan asyik untuk belajar dan lain sebagainya, karna bersih dan seperti rumah sendiri. kalau mau bobok klesotan juga no problemo karna tiap minggunya kami slalu kerja bakti :D kelas ini cinta damai dan cinta kebersihan♥

Semua ini juga ga terlewatkan dengan ketidak sukaan diantara msing2 yaa semacam adu cekcok tapi ini lebih dominan ke cewek, tapi ga berapa lama kemudian kamii mulai lebih akrab lagi dengan adanya forum unek2, jadi kami lebih lega dan bisa saling mengerti. kami mulai kompak disaat buber dan mading juga, rolling tempat duduk sangat membantu keakraban kami semakin erat, dan paling di sayang lagi momen kami berlibur ke Jogja dengan menggunakan kereta api dan kami menginap 4hari disana, yaa 4hari itu kami mencoba menjadi anak Jogja, seruu asyik bangeeet ,liburan ini banyak yg ga bisa didapetin dikelas lain . kami menekatkan diri utk pergi sendiri ,kami belajar mandiri tentunya. Lagi2 tujuan Jogja lah yang menuliskan segala kenangan ku dan kawan2ku disana. aku juga sayang banget sama kelas ini, JKT48 lagu yang gak asing didengar ditelinga kelas ini.

Sekarang kami sedang disibukan dengan berbagai tugas yang membuat kami hampir ga tidur alias begadang alias lembur gara2 ngerjain makalah dan tugas2 yg numpuk tiap harinya. kami sangat rindu disaat kami bisa maen, tapi di kelas XII ini jarang utk bersantai2 seperti kelas XI dulu. Semoga pengorbanan kami akan berbuah manis disaat kami LULUS Taun depan dan ketrima PTN yang diharapakan. Amin!
We proud to be a part of this crazy class. My Mom = Ma'am Ira♥



@Scissors_7

KAPAS♥

Disini, dikelas inilah aku mulai banyak tau tentang nilai persahabatan, kekompakakan, dan keharmonisan keluarga ke dua ku. KAPAS = Kami Anak Sepuluh Dua Belas (X12). Panggilanku dikelas ini ada dua. ababil dan cilik :D aku suka sama panggilan itu, seperti panggilan kesayangan {} Kelas ini paling kompak banget ,hingga saat kelas XII ini persahabatan kami semua ga putus, walau jarang ketemu seperti disaat satu kelas kami tetep nyempetin waktu maen, hang out, dan sebagainya. Yang mulai membuat kami lebih kompak dimulai dari buka bersama di mr.kruwel dan disaat perlombaan mading di sekolah hingga kelas kami ternobatkan menjadi juara 3, kelas X satu-satunya pada saat itu termasuk pemenang diantaranya kakak kelas yang merah peringkat juara 1 dan juara 2. Dalam penggarapan mading tentu adu cekcok diantara kami tapi hal tersebut tak membuat kami bermusuhan malah kami semakin erat dan semakin akrab hingga hasil kami sangat baik yaitu meraih juara 3♥

kemudian hal yang bikin kompak lagi acara anak-anak cowok lagi latian futsal, yang cewek-cewek ikut ketempat futsal tapi hanya sebagai meramaikan ga ikut mainnya yg jelas :D kebiasaan dikelas yang cowok-cowok selalu main kartu, sepak bola, sama main PES dan cewek2 ada yg main uno, bekel, dan lain sebagainya, dan paling yang dikenang lagi adalah bakar-bakar ikan di rumah Ika. kejadian ini gak dirancang sebelumnya, aku masih inget acara ini waktu kami selesai ukk sem.2. yang cowok-cowok pada mancing mania sedangkan yang cewek bantu2 Ika buat segala keperluan bakar2 ikan dirumah ika. Seru, asyik, damai, pokoknya keren banget buat kelas ini. Dan kenangan terakhir yang paling berkesan banget yaitu ketika kami liburan ke Jogja♥ Jogja memang Kota Kenangan banget. Ga kenangan sama temen-temen KAPAS tapi kenangan juga buat aku sama dia.

Sesuatu yang selalu tak terduga dan membuat semua itu seperti kado dadakan di setiap harinya. canda tawa haru sedih semua ada dikelas ini. Dan dikelas ini juga aku mengenal dia. Iya.. diaa, dia yang ada dalam cerita ku sampai saat ini. Aku mengenal dia ya dikelas ini. perkenalan kita juga tak terduga pada akhirnya kami berdua bersama hingga kelas XI. Pada saat itu aku dipojok2in sama dia gara2 sms yg berisi "Gimana ulanganna bisa ta?" .Tiap harinya temen-temen selalu ngibully aku dan dia dg cara itu. sungguh taun yg menyenangkan bagiku pada saat itu. pdkt kami semakin erat dan 12012012 aku dibuat kaget sama anak2 yang nyuruh dia untuk nembak aku didepan kelas. bayangkan ekspresiku saat itu, malu, seneng, semua campur jadi satu. Kejadian itu masih teringat jelas dipikiran ku. Sekian lamanya kejadian itu, akhirnya dia menutup endingnya dengan kasih aku bunga kamboja berwarna pink. itu lucuuuu sekali,waktu itu aku inget kalau bunga itu aku ambil berarti aku nerima cinta dia, dan kalau bunga itu dibiarin berarti aku ga nerima dia. ini kejadian terkonyol bagiku, tapi ternyata lucu dan sangat degdegan pastinya. Dan..... aku ambil bunga kamboja itu dan disitu pula, dihari itu pula, aku jadian sama dia. ini semua kalau ga dimulai sama anak2 KAPAS yang gara2 sms itu mungkin aku ga kejadian seperti ini sama dia, tapi sekarang pada akhirnya semua itu hanyalah kenangan yang masih ada dihati ini, yang masih tertata rapi dan yang selalu aku ingin harepin kalau kenangan ini akan teerulang lagi pada saatnya. Aku sayang dan kangen kalian semua KAPAS, dan aku juga masih sayang banget sama kamu walau kamu ... yasudalah lupakan yang penting I LOVE YOU GUYS! We are Family, We Born We Grow And We Glow. "KAPAS" ♥ (My Mom= Cikgu)


@sepoloh_rolas

Minggu, 08 September 2013

Malam ini...

YaAllah malam ini aku merindukannya lagi. aku kangen canda tawa kita saat kita sedang berjauhan dengan lewat sms. Kangen disaat sebelum tidur ,kau ucapkan "Nice Dream sayang, love you*. Kangen sebelum aku terbangun dari mimpiku ,kau ucapakan "Assalamualaikum, selamat pagi sayang". Aku kangen semuanya, kangen kebersamaan kita, dan kangen semua yang ada pada dirimu! ingin rasanya ku sms dia atau menelponnya, tapia ku takut, aku takut kehadiran smsku nanti membuatnya lebih membenciku lagi. Tapi bagaimana dengan perasaan ini? perasaan yang tak menentu tiap harinya, perasaan yang sudah lama aku pendam, perasaan khawatir dan takut, dan lain sebagainya membuatku kepikiran dengan semua ini. andai aku bisa datang dalam mimpinya ingin rasanya ku genggam jemarinya disaat ia terlelap tidur. YaAllah aku tak kuasa memendam rasa kangen ini terus menerus, aku kangen sekangen-kangennya orang merindu, i'm really miss you!!!!! (ʃ_⌣̀ )/|| mafnr

Sabtu, 07 September 2013

Move On itu ga gampang!

Dulu aku ga tau kata move on dalam percintaan, php pun juga masih polos tuk ku pikirkan. dulu aku tak terpikirkan kalo pada saatnya aku akan kena php atau semacamnya. aku ga pernah ada niatan tuk berpisah yang ada ku yakin bahwa dia cinta terakhirku. dan sekarang aku masih ga menyangka bahwa aku dan dirinya tak lg bersama  seperti 12012012 yg lalu. sedih disaat harus melepaskan orang yang kita sayangi disaat kita masih sangat menyangi dan mencintainya. cewek nangis wajar, punya hati, perasa dan peka. itu yg kualami setelah kejadian yang membuatku tak tau harus bagaimana tanpanya. mungkin kedengeran lebay, tapi ku tak peduli. memang begini adanya dan inilah aku, orang yg mencinta tapi tidak dicintai lagi. banyak teman yg mengatakan 'uda move on aja' dan pada saat itu aku faham arti yg ku belum tau sebelumnya, move on pada intinya lupakan dia dan cari penggantinya. hallo? ini hati bukan mainan yg kalo rusak harus ganti lagi. justru kalo rusak bisa diperbaiki kalau keadaan masih belum sepenuhnya rusak. ga hanya temanku yg suruh aku move on, tp dia pun mengatakan itu kepadaku. aku ga percaya org yg dulu syang sama aku pd akhirnya menyuruhku untuk move on darinya. itu sangat membuatku sedih dan kecewa tapi rasa sayang ini ga berkurang sedikit pun kepadanya, justru ku sangat menyanyanginya walau dia udaa benci, nyesek tp bagaimanapun itu dia uda berarti banget bagiku. Susah rasanya melepaskan orang yang telah memberi banyak kenangan. dimana-mana selalu teringat dirinya. saat aku berusaha tuk mencoba lupakan ,hati ini menjerit seakan tak ingin membuang kenangan2 yang telah terangkai beberapa taun ini. aku tak kuasa sebenarnya menahan rasa sakit ini, dan pada akhirnya aku mencoba menahan untuk bertahan dan selalu berharap bahwa dia akan kembali kepadaku. memang itu terdengar mimpi banget, tapi aku yakin semua akan tumbuh berawal dari mimpi. Jd perlu ditegaskan lagi "Move On" itu ga gampang dan ga semua orang bisa melakukan itu termasuk aku. i'm still love with you!

Berawal dari kata-kata "Gimana ulangannya bisa tah?" semua menjadi sesuatu yang tak terduga sebelumnya. tak pernah kenal sebelumnya, polos, akrab pun juga egak, hanya seiringnya waktu ku temukan cinta darinya. Lucu, baik, sabar, pengertian, romantis ,perhatian, dan selalu menghibur diriku disaat ku sedih itu yang membuat ku mulai nyaman dengannya. Kesederhanaannya telah mengajariku apa itu hidup yg sesungguhnya. Soal agama dia slalu menasehatiku bila ku salah ataupun tak tau. Bunga kamboja masih tersimpan di botol dengan genangan air dan serpihan kertas yg bertuliskan "mafnr". angka-angka ini:12012012 sangat berarti bagiku. dia anak silat sama seperti diriku tapi dia takut daarah, hewan yg ia takuti cicak. Lucu liat ekspresi ketakutan dan spontannya :')
puitis banget, raja gombal tp gombalnya dari hati katanya. 071011 mulai sangat akrab. dan 26,27112011 baru mulai nyepik. dia adalah pangeran kismisku. disaat pdkt julukan kita abang eneng, aneh sih tp bermakna bagiku. sama-sama mempunyai penyakit darah rendah. kata dia, stock setia yang terakhir didunia cuma dia seorang :'D dan aku paling suka kalimat ini
"bukan titik yang membuat tinta, tapi tinta yang membuat titik
bukan cantik yang membuat cinta, tapi cinta yang membuat cantik"
TeddyFai adalah kado yg terindah untukku, warnanya ungu, TeddyFai selalu menemani malamku dan dimanapun aku berpergian
dan kini semua itu hanya kenangan dan entah itu akan terjadi lagi atau tidak diantara kita
yg jelas aku sangat rindu dengan dirinya.. 


inginku

Sahabat jadi pacar mungkin bisa terjadi, tapi kalau pacar jadi sahabat?
tentu itu begitu teramat sulit untuk terjadi.
tapi apa salah untuk menjalin hubungan yang baik seperti "sahabat" ?
ga sahabat, paling biasa lagi "teman" bukan "musuh"
rasa rindu ini ingin ku ungkapkan kepadamu
tapi apa daya, beribu-ribu kalimat yang sama selalu ku ucapkan kepadamu bahwa ku rindu denganmu, rindu dengan cerita kita, rindu dengan kebersamaan kita, dan rindu tentang apapun yang berkaitan aku dan kamu, bahkan beribu-ribu kata "maaf" selalu aku ucapkan kepadamu ,tapi semua itu hanya sia-sia.
kadang kejujuran ga selamanya happy ending. 
ku tak tahu mengapa semua ini begitu menyiksa batin dan pikiranku. 
Jika memang dirimu tak menginginkan ku lg berada disampingmu tuk temani hari-hari mu tak apa, tapi inginku hanyalah menjadi temanmu bukan musuhmu.