seharusnya tidak. tapi gimana dengan perasaan gundah ini melihat kehidupanku yang ga seindah oranglain
kadang orang lain dekat denganku hanya sesaat, dimanfaatkan, dan ga selamanya selalu dekat denganku
kenapa dunia ini gak melihatku?
aku pengen seperti orang lain, punya sahabat sejati, ada yang menyayangi tulus bukan hanya sekedar ada maunya aja, dan banyak lagi.
memang ga sepantasnya aku harus berfikiran seperti ini,
kesendirianku yang bikin teringat akan masalah ini
aku ingin keadilan diduniaku
kadang apa yang aku lakuin ke orang lain ga sebanding, bukan meminta imbalan ,tapi mengapa rata-rata hanya sekedar memihak? memihak ga berarti selamanya.
berbagai cara aku lakuin agar dunia nyaman bersamaku.
membuat orang tersenyum dengan kelakuan atau perkataan kita itu sulit. hanya sekedar membuat akrab pikir pikir bagaimana caranya. aku ramai salah, kalau aku diam dunia pun diam denganku dan tidak mengajakku bercanda ria.
melakukan hal baik ke orang lain tapi mengapa orang lain malah sebaliknya dengan apa yang aku lakuin kemereka?
adilkah ini untukku? sedikit demi sedikit orang yang aku sayangi diambil orang baru, mereka tinggalkan aku dengan sejuta kegundahanku. rasa ingin marah ,ingin caci hidupku, ingin iri dengan semua masalahku tapi aku sadar hal itu tidak akan membantuku justru membuatku seperti setan yang dibenci oleh Allah
ingin nangis, tapi buat apa juga aku menangis kalau semua itu ga akan merubah semuanya..
hanya mensuport diri sendiri tanpa ada orang yang bener bener tulus dengan aku, tulus sebagai teman, sahabat, ataupun lebih... hanya khayalan saja yang ga bisa aku impikan...
seseorang yang bener bener berarti buatku sekarang hanyalah kenangan. bahkan ia menganggapku seperti debu. apakah orang orang yang kenal denganku juga anggap aku hanyalah debu? dimana sesaat datang dan tiba tiiba pergi seiring dengan hembusan angin.
Tuhan, bantu aku, beri aku jiwa yang kuat dalam menghadapi cobaanMu.
andai memang ditakdirkan aku tidak punya teman, tak punya orang yang bisa berarti buat hdiupku atauapun selamanya dunia ini ga adil untukku, tolong berikanlah aku jiwa yang tegar, gantikanlah tiap tetesan air mataku ini sebuah mutiara yang indah dan nantinya akan diberikan untukku kelak.
Tuhaan aku bahagian denganMu, ingin bahagia seperti mereka :( beri hamba satu orang aja yang bisa membuat hamba tersenyum kembali. hanya satu bila engkau tidak menghendaki hamba lebih dari satu
tangisan doa ini selalu kutitipkan padaMu yaAllah.
aku ingin orang yang dekat denganku ga memandang sebelah mata dariku, yang tulus menyangiku bukan hanya sebagai manfaat atau hanya bahan pendengar saja.
sakit hati teringat orang lain berjanji membantuku ataupun menemaniku disaat sedih tapi pada akhirnya tidak, yang ada cuma mendengar tanpa memberikan bantuan untukku atau malah tidak empati denganku
dari kecil hingga sekarang ini terasa sendiri untuk menjalani hidup yang sesulit ini
Tuhan aku benci dengan kemunafikan ini, aku benci dengan orang orang yang berpura pura empati denganku, aku benci dengan orang orang yang ga adil denganku, aku benci dengan orang orang yang hanya senang bersamaku tapi disaat aku sedih tak ada seorang pun yang mau menemaniku, aku benci dalam artian lelah yaAllaah....
kembalikan orang yang dulu sayang denganku, aku ingin cerita padanya, ingin menaruh kepala ini ke pundaknya, hanya dia yg bisa menjadi perngaruh besar untukku.
Tuhan, kasih aku kesempatan untuk bahagia sebelum aku tinggalkan dunia ini, semua kuserahkan padamu yaAllah, sadarkanlah mereka, kutitipak keluhku selalu ke padaMu,
Bismillah Allah akan memblas perbuatanmu :"

Tidak ada komentar:
Posting Komentar